Oleh: elhaidar | 6 Oktober 2008

Genderang Perang usai Berkumandang

Tak terasa, satu Bulan penuh sudah kita menjalani ibadah pusa, menahan diri dari makan, minum, hawa nafsu dan semua perbuatan yang membatalkannya. Takbir kemenangan berkumandang di seantero pelosok negeri sebagai tanda telah datang hari yang fitri. Semua berjabat tangan, semua memaafkan “minal aidin wal faidzin” mohon maaf lahir dan batin, mulai dari nol lagi.

Ini sebuah rutinitas


Responses

  1. Salam kenal mas elhaidar, ini kunjungan balasan saya ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚ ๐Ÿ™‚
    Yuk mulai dari nol lagi yach….

    Best Regard,
    Bintang
    http://elindasari.wordpress.com


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: